Selasa, 30 Juli 2013

Sepintas Tentang Sejarah Distro

salah satu brand terkenal dari Bandung, kredit foto : sini
Kitaclothes.com kali ini akan sedikit membahas mengenai sejarah distro dan sedikit seluk beluknya hingga berkembang pesat seperti saat ini. Dikalangan kaum muda Distro sudah tidak asing lagi didengar oleh mereka. Distro merupakan salah satu unit bisnis kaos dalam bisnis untuk kebutuhan kaum muda. Distro berkembang secara pesat di negara kita ini bahkan sampai di kota-kota kecil pun bermunculan.


Banyak dari bisnis distro ini sukses dan berhasil akan tetapi tidak menutup kemungkinan juga usaha ini banyak yang gulung tikar. Permasalahan mereka tidak berhasil faktor pendukungnya sangat kompleks. Ciri khas distro adalah berjualan kaos atau pakaian, sepatu, dan aksesoris lainnya yang biasa dipakai oleh kaum muda. Produk yang adapun tidak banyak atau sering disebut limited edition.

SEJARAH DISTRO




Distro adalah singkatan dari distribution store atau distribution outlet, yaitu jenis toko di Indonesia yang menjual kaos atau pakaian dan aksesoris yang dititipkan oleh pembuat pakaian, atau diproduksi sendiri. Distro adalah industri kecil dan menengah dengan merk independen yang dikembangkan kaum muda.


Produk yang dihasilkan distro tidak diproduksi secara massal, agar mempertahankan sifat eksklusif suatu produk dan hasil kerajinan. Awal distro usaha rumahan dan dibuat etalase dan rak untuk menjual kaos. Perkembangan industri distro sudah sangat pesat, bahkan dianggap menghasilkan produk-produk yang memiliki kualitas ekspor. Usaha distro ditahun 2007 diperkirakan ada sekitar 700 unit usaha di Indonesia, dan 300 diantaranya ada di Bandung.


Konsep distro berawal pada pertengahan 1990-an di Bandung. Saat itu band-band independen di Bandung berusaha menjual merchandise mereka seperti CD/kaset, kaos, dan sticker selain di tempat mereka melakukan pertunjukan. Selain komunitas musik, akhirnya banyak komunitas lain seperti komunitas punk dan skateboard yang kemudian juga membuat toko-toko kecil untuk menjual pakaian dan aksesori mereka. Meski begitu, pada pergantian abad ke-20, arus utama mode mulai mengadopsi berbagai gaya yang berasal dari pinggir.


Sampai saat ini jumlah distro di Indonesia mencapai ribuan dan tersebar diseluruh kota besar dan kecil. Sebagian besar ada di kota Bandung hal ini dikarenakan Bandung adalah awal dari sejarah distro.


Sumber : www.djimsanclothing.com dan berbagai sumber yang lain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar